2008-2009 DATA CONSULT. All rights reserved.
INDONESIAN COMMERCIAL NEWSLETTER
April 2011


PERKEMBANGAN INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI INDONESIA 2011


Pendahuluan

Industri sepeda motor di Indonesia sempat mengalami tekanan penjualan pada tahun 2009 mengikuti perkembangan sektor keuangan yang mengetat. Ketatnya sektor keuangan menyebabkan perbankan dan leasing mengerem laju pertumbuhan kredit. Setelah krisis finansial global mulai mereda, pasar sepeda motor kembali melejit. Pada tahun 2010 penjualan sepeda motor mencapai rekor baru yaitu mencapai 7,4 juta unit atau meningkat 25,7% dibanding tahun 2009 yang hanya mencapai 5,9 juta unit.

Memasuki tahun 2011, penjualan sepeda motor masih terus pesat. Kendala yang dihadapi adalah makin terbatasnya kapasitas produksi pabrik sepeda motor sehingga menyulitkan pengembangan pasar sepeda motor.

Untuk bisa terus memanfaatkan peluang pasar  beberapa produsen telah berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya karena memandang prospek yang cukup baik pada tahun-tahun mendatang. Beberapa pemain baru juga semakin meramaikan industri ini.

Yamaha yang sempat menyamai penjualan Honda pada tahun 2010 yang lalu, memasuki tahun 2011 mulai tertinggal kembali dari Honda. Pada tahun 2009 dan 2010 terjadi persaingan yang sangat ketat antara Honda dan Yamaha. Penjualan setiap bulan dari kedua merk itu salang mengejar dan sempat dalam beberapa bulan Yamaha melampaui Honda yang selama ini menjadi market leader yang tidak tergoyahkan.

Namun memasuki tahun 2011, Yamaha agak tersendat penjualannya dan tersisih dari Honda yang terus melaju. Selain karena makin gencarnya iklan dan diperkenalkannya banyak produk baru oleh Honda, juga keterbatasan kapasitas produksi dari Yamaha menyebabkan kemampuan menjualnya menjadi terbatas. Pada tahun 2010 produksi Yamaha mencapai 3,35 juta sedangkan kapaitasnya mencapai 3,7 juta, sedangkan Honda produksinya pada tahun 2010 mencapai 3,42 juta sedangkan kapasitas produksinya mencapai 4,3 juta setelah mengalami peningkatan kapasitas produksi pada tahun 2010 yang lalu.

Pertumbuhan pesat penjualan sepeda motor di Indonesa telah menumbuhkan optimisme bagi para pelaku bisnis, selain pemain utama  merk lama yang sempat hilang dari pasar yaitu Vespa yang diproduksi oleh Piagio dari Italia, kini akan bangkit lagi. Dengan mulai memasarkan poruk Piaggio yang terkenal yaitu scooter Vespa.



Kapasitas produksi meningkat didorong oleh pemain besar

Sebagai salah satu podusen moda transportasi utama di Indonesia, industri sepeda motor terus berkembang dengan pesar dalam beberapa tahun terakhir. Perkembangan nampak dari pengembangan kapasitas produksi yang masih terus terjadi hingga tahun ini dan tahun depan.

Penambahan kapasitas ini terutama dilakukan para pemain besar dan menengah yang masih bisa memperluas pasarnya. Pasar sempat tertekan pada tahun 2009 menyusul kondisi ekonomi domestik yang terkena imbas krisis likuiditas global sehingga penjualan menurun.

Kondisi ekonomi nasional juga cepat pulih terlihat dari pertumbuhan yang lebih tinggi pada awal tahun 2010 sehingga beberapa pemain akan melakukan investasi untuk menambah kapasitas produksi.

Kapasitas produksi sepeda motor terus meningkat pada tahun 2010. Pada tahun 2009 baru mencapai 9,02 juta unit /tahun yang terdiri dari kapasitas produksi dari pabrik sepeda motor yang tergabung dalam Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) sebesar  7,71 juta unit / dan 1,31 juta unit / tahun untuk non AISI. Pada thun 2010 kapasitas produksi meningkat menjadi 10,44 juta unit per tahun. Peningkatan yang signifikan terjadi pada pabrik sepeda motor yang tergabung dalam AISI yaitu meningkat sebesar 1,4 juta unit per tahun

Peningkatan kapasitas produksi pada tahun 2010 tersebut didorong oleh penambahan kapasitas produksi oleh Yamaha dan Honda masing-masing sebesar 500 unit/tahun. Dengan penambahan kapasitas tersebut  Yamaha pada tahun 2010 masih bertahan sebagai pabrik sepeda motor terbesar  dengan kapasitas produksi 3,7 juta unit per tahun, disusul oleh Honda sebesar 3,5 juta unit per tahun. Sementara Suzuki menjadi pabrik terbesar nomor  tiga setelah menambah kapasitas produksinya sebesar 400 ribu unit/tahun sehingga kini kapoasitasnya menjadi 1,4 juta unit /tahun.

Pada tahun 2011, Honda kembali melampaui Yamaha setelah kapasitas produksinya ditingkatkan sebesar 800 ribu unit per tahun menjadi 4,3 juta unir pertahun dari sebelumnya 3,5 juta unit. Sementara pada tahun 2011, Yamaha belum merencanakan penambahan kapasitas produksi.

Meskipun trend industri ini cukup baik dan mencatat pertumbuhan kapasitas produksi, namun industri ini juga mencatat sejumlah pemain yang pada tahun 2009 menutup pabriknya. Dua produsen yakni Kymco dan Piaggio terpaksa menutup pabriknya karena penjualan yang terus merosot.

PT. Kymco Surya Raya yang memproduksi sepeda motor asal Taiwan jenis skutik dengan merek Kymco menutup pabriknya di Cikarang yang memiliki kapasitas produksi 50.000 unit / tahun karena tidak mampu bersaing dengan produsen lain.

Kapasitas produksi nasional diperkirakan masih akan bertambah dalam beberapa tahun ke depan seiring beberapa rencana investasi untuk pengembangan kapasitas produksi oleh beberapa pemain. Yamaha yang sebelumnya menunda peningkatan kapasitas produksi pada tahun 2011, kini Yamaha sudah berencana  untuk meningkatkan kembali kapasitas produksinya untuk mengejar ketertinggalan dari Honda.

Sejumlah pemain investasi pabrik baru

Masih menariknya pasar sepeda motor di Indonesia menjadikan pemain dunia seperti Honda dan Yamaha terus bersaing menjadikan Indonesia sebagai target pasar maupun pusat produksi bukan hanya bagi pasar Indonesia tapi juga pasar dunia.

Salah satunya adalah Honda yang  tampaknya akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi motor utama dunia. Hal ini tercermin dari keinginan Honda Motor Co untuk menambah pabrik baru di sini.

Pendirian pabrik ini menjadi salah satu agenda besar Honda Motor Co untuk bersaing dengan para produsen otomotif dunia lainnya. Salah satunya dengan produsen otomotif China yang sedang gencar mempromosikan sepeda listrik di pasar negeri tirai bambu.

Menurut Chief Executive Honda Motor Co, Takanobu, pabrik yang bakal berdiri pertengahan 2011 ini punya kapasitas produksi hingga 500.000 unit per tahun . Nantinya beragam sepeda motor Honda terbaru bakal diproduksi di pabrik baru ini. Bisa jadi salah satunya adalah sepeda motor listrik. Ini jelas kabar bagus bagi PT Astra Honda Motor, selaku prinsipal sepeda motor Honda bagi pasar Indonesia

Sementara itu Yamaha yang sebelumnya sempat menyatakan akan menunda penambahan kapasitas produksinya, ternyata akhirnya kini Yamaha Motor Company mulai menyusun rencana baru untuk membangun pabrik ketiga di Indonesia. Tujuan Yamaha melakukan investasi baru di Indonesia adalah agar dapat terus bersaing dengan Honda. Sebabnya, karena kapasitas produksi Honda yang sudah mencapai 4,3 juta unit/tahun pada tahun 2011 sedangkan Yamaha masih 3,7 juta unit/tahun. Sehingga tanpa ada penambahan kapasitas  dipastikan Yamaha akan terus di belakang Honda.

Rencana pembangunan pabrik PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), sekarang masih dalam tahap awal yaitu baru pembelian lahan untuk pabrik. Menurut informasi dari PT YMKI seperti yang dikutip media massa, investasi Yamaha di Indonesia akan berjalan seiring permintaan pasar domestik. Penambahan kapasitas dilakukan bertahap. Dimulai dengan 150.000 unit, setelah itu 300.000 unit dan 600.000 unit.

Kawasaki juga melakukan peningkatan kapasitas produksi tahun 2011. Pada tahun 2009 kapasitas produksi Kawasaki di Indonesia sebesar 150.000 unit per tahun dengan tingkat utilisasi 80 persen. Kapasitas produksi tersebut akan ditingkatkan sekitar 300 ribu unit / tahun sehingga total menjadi 450 ribu unit / tahun pada tahun 2011.

Sebelum dibangunnya pabrik baru, Kawasaki akan berupaya untuk mengoptimalkan produksi melalui sejumlah cara, baik menambah shift kerja, lembur maupun memperpanjang lini produksi. Pabrik baru ini akan dibangun di Cikarang, Jawa Barat.

Produksi meningkat kembali  di tahun 2011

Industri otomotif termasuk industri yang cukup sensitif terhadap perubahan tingkat pendapatan masyarakat. Pada tahun 2009 perekonomian Indonesia tidak terlepas dari tekanan likuiditas yang melanda perekonomian global.

Kondisi tersebut membuat lembaga pembiayaan lebih berhati-hati dalam memberikan kredit sepeda motor, padahal sebagian besar penjualan sepeda motor dilakukan melalui pembiayaan oleh perusahaan pembiayaan. Pasar yang tertekan ini direspon oleh para produsen dengan menurunkan tingkat produksinya.

Tingkat produksi sepeda motor oleh produsen AISI pada tahun 2009 turun sebesar 6,23 persen menjadi 5.884.021 unit dari tahun sebelumnya yang mencapai 6.275.400 unit. Penurunan tingkat produksi ini merupakan yang kedua kali dalam 5 tahun terakhir. Pada tahun 2006 produksi sepeda motor tertekan akibat kenaikan harga BBM sebesar 150 persen.

Namun memasuki tahun 2010 produksi telah meningkat kembali sejalan dengan membaiknya perekonomian dunia yang berimbas kepada perekonomian nasional, yang menyebabkan daya beli masyarakat kembali meningkat dan pada gilirannya meningkatkan permintaan terhadap sepeda motor.

Pada tahun 2010 produksi sepeda motor meningkat 25,6% menjadi 7,39 juta unit. Pada tahun 2011, diperkirakan tingkat produksi sepeda motor anggota AISI akan terus meningkat seiring pasar yang membaik dan penambahan kapasitas produksi oleh beberapa pemain. Produksi diperkirakan akan melewati 8  juta unit....




Lihat Daftar isi>>
 
MONTHLY REPORT
INDONESIAN COMMERCIAL NEWSLETTER (ICN)
HOME            Laporan Utama            Fokus            Daftar Isi          Berlangganan   
Topik Terkait

ICN -April 2011

FOKUS: MASALAH SUBSIDI DAN KENAIKAN HARGA BBM

PROFIL INDUSTRI: INDUSTRI OTOMOTIF KEMBALI BERKEMBANG

INDUSTRI : PERKEMBANGAN INDUSTRI SEPEDA MOTOR DI INDONESIA 2011